Postingan

Menampilkan postingan dengan label Materi matematika

BARIS DAN DERET

Gambar
  BARIS DAN DERET   Baris Baris adalah daftar urutan bilangan dari kiri ke kanan yang mempunyai pola tertentu. Setiap bilangan dalam barisan merupakan suku dalam barisan. Contoh: 1, 2, 3, 4, 5, ... , dst. 3, 5, 7, 9, 11, … , dst. Deret Deret adalah penjumlahan suku-suku dari suatu barisan. Jika suatu barisan:  maka adalah Deret. Contoh: 1 + 2 + 3 + 4 + 5, ... + Un 3 + 5 + 7 + 9 + 11 + … + Un. Barisan Aritmatika Barisan aritmatika adalah barisan dengan selisih antara dua suku yang berurutan selalu tetap. Selisih tersebut dinamakan beda dan dilambangkan dengan “ b ” Contoh: 3, 6, 9, 12, 15. Barisan diatas merupakan barisan aritmatika karena selisih dari setiap suku yang berurutan selalu sama/tetap, yaitu 6 – 3 = 9 – 6 = 12 – 9 = 15 – 12 = 3. Nah 3 inilah yang dinamakan beda. Bentuk umum barisan aritmatika: a, (a+b), (a+2b), (a+3b), …, (a+(n-1)b) Rumus: Beda: Suku ke-n:            atau ...

SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL

Gambar
 SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Sistem persamaan linear dua variabel, atau sering disingkat sebagai SPLDV, seringkali digunakan untuk memecahkan permasalahan di sekitar kita. Sebelum kita mempelajari SPLDV, sebaiknya kita kenal dulu persamaan linear dua variabel. Perhatikan permasalahan berikut. Anggita akan berencana membeli pensil dan bolpoin di suatu toko alat tulis. Ia berencana akan membeli total sebanyak 5 buah alat tulis. Berapa banyaknya masing-masing pensil dan bolpoin yang mungkin dibeli oleh Anggita? Untuk mendaftar semua kemungkinannya, kita dapat menggunakan tabel seperti berikut. Permasalahan di atas dapat dituliskan dalam bentuk persamaan sebagai berikut. dengan p dan b secara berturut-turut merupakan banyaknya pensil dan bolpoin yang akan dibeli oleh Anggita. Karena banyakanya pensil ditambah banyaknya bolpoin adalah 5 buah, maka banyaknya pensil sama dengan 5 dikurangi banyaknya bolpoin dan demikian juga banyaknya bolpoin sama den...